Senin, 24 Juni 2013

Status Sosial Media Bisa Bawa Bencana


Era modern seperti sekarang ini, banyak orang yang memiliki gadget canggih dan bisa dipergunakan untuk berbagai aplikasi. Memiliki gadget canggih biasanya berbanding lurus dengan kegemaran bersosial media. Anda memiliki beberapa akun sosial media? sebut saja Facebook, Twitter ataupun Instagram. Menyenangkan mengisi waktu dengan bersosial media dan membaca kicauan-kicauan di sana. Tapi tahukah Anda bahwa kurang hati-hati dalam bersosial media bisa membawa masalah bagi hidup Anda?
Bersosial media memang mengasyikkan tapi bagaimana bila anda menjadi kecanduan dan malah asyik Facebook an saat jam kerja? Kini sudah banyak perusahaan yang memantau aktifitas internet pegawainya. Sebuah penelitian menjelaskan bahwa 1 di antara 10 orang dapat dipecat dari pekerjaannya karena konten dan aktivitasnya di situs jejaring sosial. Terlalu sering bersosial media membuat waktu anda terbuang percuma.
Selain membuang waktu, apa yang ditulis di akun sosial media seperti update status Facebook atau tweet di Twitter juga berpengaruh terhadap penilaian perusahaan terhadap pegawainya. Misalnya saja pegawai sering mengeluhkan pekerjaan nya di kantor, perusahaan akan mempertimbangkan hal ini sebagai satu catatan buruk. Selain mengeluh, apa yang dibagikan di sosial media seperti foto juga berpengaruh. Bila sering membagikan konten negatif maka bisa direpresentasikan dengan perilaku orang yang membaginya.
Dengan mengetahui kegiatan sosial media pegawainya maka perusahaan akan berpikir ulang apabila di dunia maya saja sang karyawan dapat seenaknya bertindak negatif, bagaimana nantinya apabila terus bekerja di perusahaan mereka. Hal ini sudah mulai diterapkan di Eropa dan Amerika. Karena secara tidak langsung, konten sosial media seseorang adalah refleksi dari sifat dan kebiasaan nya sehari-hari.
Sudah seharusnya menggunakan sosial media dengan bijak dan tidak berlebihan. Tidak semua hal pantas dibagikan di sosial media dan ada banyak hal yang merupakan privasi dan sebaiknya disimpan sendiri. Bijak dalam menulis status di sosial media akan membawa dampak positif bagi pengguna nya.

Sumbernye

Selasa, 28 Mei 2013

Bahaya Tidur Menggunakan Kipas Angin


tidur menggunkan kipas anginPernah tidur menggunakan kipas angin? Jika jawabanya sering ada baiknya kamu mulai sekarang tidak usah lagi tidur menggunakan kipas angin sebab tidur mengunakan kipas angin bisa membuat kamu mati lho.
Ketika tiddur dimalam hari dengan cuaca yang panas kebanyak orang akan tidur menggunakan kipas angin namun mereka semua tidak tahu jika tidur dengan kipas angin menyala terus biasa berbahaya untuk kesehatan, bahkan bisa menyebabkan kematian.
Nah pastinya kamu ingin tahu seperti apa bahaya tidur  menggunaka kipas angin, simak berikut ini:
1. Kekurangan Oksigen ‘
Bahaya pertama dari tidur menggunakan kipas angin adalah kita bisa kekurangan oksigen hal ini terjadi terutama bagi kamu yang suka mengarahkan kipas langsung kemuka. Udara kipas yang tidak bergerak membuat sirkulasi udara segar disekitar ruangan tidak terjadi apa lagi ruangan kamar kamu tidak memiliki fentilasi yang baik.
2. Penurunan suhu tubuh secara drastis
Tidur menggunakan kipas angin bisa menurunkan suhu tubuh secara drastis tentunya ini tidak baik untuk kesehatan. Selain itu, tekanan darah dan sistem pernafasan akan terganggu. Akibatnya bisa fatal pada jantung dan paru – paru yang merupakan organ yang penting bagi kehidupan manusia.
3. Kekurangan air dan hipotermia
Tidur menggunkan kipas angin secara lama juga bisa menyebabkan tubuh kekurangan air dan mengalami hiportermia.
4. Menyebabkan kematian
Ketika tidur menggunakan kipas angin pada ruangan yang buruk ventilasinya dapat menyebabkan kematian, sebab akan terjadi peningkatan kejenuhan konsentrasi karbon dioksida dan penurunan konsentrasi oksigen.
Nah itulah beberapa bahaya buruk yang akan kamu alami ketika kamu tidur menggunakan kipas angin. Setalah tahu apa bahayanya apa kamu masih mau tidur menggunakn kipas angin?


ini sembernye